Behind The Scene of Wedding Rush – Ghina: Nggak Biasa Bikin Lagu Cinta.

Halo! Udah lama banget nggak mampir di blog ini. Hehehe. Sorry, kesibukan akhir-akhir ini meningkat drastis. 😦

Nah, sesuai judul di atas, kali ini gue mau bagi-bagi cerita tentang behind the scene dari novel kesepuluh gue yang berjudul Wedding Rush. Selain proses penulisan, ada berbagai hal yang dikerjakan oleh teman-teman gue untuk Wedding Rush. Penasaran? Tenang, rangkaian cerita gue tentang BTS ini akan terus bergulir sampai narasumbernya habis. :p

***

Lo semua udah denger lagu “Bukan Takdirku” yang jadi original soundtrack dari Wedding Rush belum?

Continue reading

[Nonton Yuk!] Strawberry Surprise

141084774966470_300x430

Jenis Film : Drama
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
Produksi : Starvision
Sutradara : Hanny R Saputra

Casts: Acha Septriasa, Reza Rahadian, Olivia Jensen

5 tahun yang lalu, Aggi (Acha Septriasa) dan Timur (Reza Rahadian) berpisah. Aggi memutuskan hubungan mereka. Timur, seorang fotografer di Bandung, sedangkan Aggi tinggal dan bekerja sebagai kurator galeri foto di Yogyakarta. Aggi lalu meminta Timur menemuinya 5 tahun lagi. Jika mereka masih sendiri, mungkin mereka memang harus bersama.
5 tahun kemudian, Timur menagih janji Aggi. Ia berangkat ke Yogyakarta, dan ternyata Aggi memang masih sendiri. Tapi, Aggi memberi syarat, Timur harus datang ke Yogyakarta setiap minggu dan mendengarkan cerita-cerita kegagalan cinta Aggi setelah dengan Timur.
Di tengah kesibukan pekerjaannya, Timur mendatangi Aggi setiap minggu, dan dengan sabar mendengarkan cerita Aggi. Mereka jadi dekat lagi. Timur semakin yakin bahwa ia memang mencintai Aggi, gadis penggila buah stroberi, yang selalu bersikap tak terduga.
Namun, di tengah mereka ada Inda (Olivia Jensen), gadis manis mantan pacar Timur. Inda masih sangat mengharapkan cinta Timur. Inda adalah kebalikan Aggi. Aggi begitu spontan dan meledak-ledak, sedangkan Inda sangat lembut dan selalu bersikap hati-hati. Inda ada di Bandung, dekat sekali dengan Timur. Sedangkan Aggi di Yogyakarta, dan tak bersedia pindah dari sana. Inda begitu penuh perhatian pada Timur, sedangkan Aggi memaksa Timur hadir di Yogyakarta setiap minggu dan mendengarkan curahan hatinya.
Mirisnya, setelah semua upaya yang dilakukan Timur, Aggi masih juga belum yakin padanya. Kebingungan Aggi memuncak ketika Inda mendatanginya, hanya sehari sebelum pernikahan Aggi dan Timur. Inda berkata, Kamu tahu? Timur bahkan nggak suka makan stroberi….
***

Jadi, sebenernya udah pengen banget nonton film ini dari lama. Waktu itu juga udah dapet undangan premiere-nya. Cumaaaa, karena sendirian dan besoknya ada kuliah, jadi nggak jadi deh. 😦

IMG_20141002_184118

Pas hari Senin ini, masih dengan badan yang babak belur pasca dari Bandung, gue pengen nonton Strawberry Surprise. Ngajak siapa ya? Pas lagi di kelas gue duduk sama Devi, iseng deh ngomong, Dev, nonton yuk!

Dan ternyata dia juga pengen nonton! Asiiik, jodoh! Hahaha.

IMG_20141013_165007

Akhirnya, setelah urusan di kampus semuanya selesai, gue sama Devi cabut ke Detos. Karena adanya yang jam 5, jadilah kita nonton jam segitu. Sambil nungguin, kita makan dulu tuh di foodcourt sambil ngomong ngalor ngidul. Dari masalah cewek di kampus sampe masalah cinta gue yang nggak kenal ujung, huhuhu.

images (1)

Film ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama.

Pas jam lima kurang, kita akhirnya masuk ke bioskopnya. Anjir, miris banget liat film negeri kita sendiri sepi penonton. 😦 Gue bukannya sok nasionalis nih, tapi kenapa ya kita kadang lebih suka sama barang dari luar ketimbang barang dari negeri sendiri? Apa nama sebuah negara menandakan semua kualitas produk negeri itu sama?

Pas gue nonton itu, kayaknya nggak nyampe setengahnya tu bioskop keisi deh. Hffft.

Ya sudahlah, balik lagi ke ceritanya.

Kenapa sih gue ngebet banget nonton film ini?

  1. Sinopsisnya. Itu KEREN banget.
  2. Ini diadaptasi dari novel!

Walaupun gue belum pernah baca novelnya, tapi gue tetep penasaran aja sih. Entah kenapa ya, setiap film yang diadaptasi dari sebuah novel, selalu bikin gue penasaran. Hohoho.

Dan filmnya keren sih! Anjir, Reza Rahadian cocok banget jadi si Timur! Pembawaannya itu lho, bikin meleleh. Wkwkwkwk. Gue juga berhasil sebel sama Aggi, karena dia kadang terlalu takut untuk dikecewain. Padahal Timur udah sebegitunya. Ups, harusnya gue sadar, gue juga orang yang kayak gitu. Hohoho.


images (3)

images (4)

Film ini bagus, apalagi ada lumayan banyak bagian flashback-nya. Di mana kita jadi bisa ngeliat gimana Aggi-Timur versi dulu dan versi sekarang. Yang pastinya ada perubahan dan pendewasaan sifatnya masing-masing. Gue suka tentang teori kehidupan seperti strawberry-nya Aggi. Kebetulan gue suka banget makan strawberry<-ini info nggak penting.

images (2)

Overall, gue sama Devi puas banget nonton film ini. Walaupun kita jomblo, film ini ngajarin kita tentang komitmen dan kepercayaan yang harus dipegang teguh saat berhubungan—apalagi LDR-an. Ya walaupun, gue juga nggak tau mau LDR-an sama siapa, wkwkwk.

Semoga film ini bisa menunjukkan kualitasnya sama orang-orang dan nggak bakal kalah sama film asing lainnya!

downloadfile

Lelah

Pernah nggak sih, ngerasain capek yang teramat capek?

Yang bikin lo mau rehat seminggu misalnya.

.Eye-Candy

Sekarang gue lagi ngalamin hal itu. Hhhh. *hela napas*

Rutinitas kampus yang makin lama makin bikin sesek napas, project tiap mata kuliah yang bikin pengen makan orang, rapat panitia yang berasa dimamam senior, sampe tentang capeknya gue dan kadang udah tepar duluan sebelum bisa nulis.

Itu semua lama kelamaan bikin gue jenuh, capek. Mungkin ini efek dari bebasnya gue beberapa bulan yang lalu. Kelamaan bebas jadi binal deh gue, hehehe.

Continue reading

On Air di RRI Pro 1 Jakarta

Selamat malam!

Hiw, baru pulang nih.

Pulang dari mana?

Dari malem mingguan sama pacar. #plak Bukan ding, gue baru pulang dari Jekardah. Abis on air di RRI Pro 1, di program Cakrawala Pustaka buat promosiin Playboy’s Tale. 😀

images

Pic taken from Panoramio.com

Ihiy!

Acaranya jam 17.00-20.00, tapi gue kebagian sesi pertama nih, dari jam 17.00-18.00. Ketemu sama announcer-nya Mas Yudi. Orangnya humble dan asik, hihihi. Ngakunya sih masih maba kayak gue. Hahaha.

Continue reading